Woensdag 03 Julie 2013

Analisis Situs E-Commerce

Lazada Indonesia


Sejarah

Lazada.co.id The Fastest Growing e-Commerce in Indonesia – Keberhasilan sistem perdagangan online (eCommerce) di Indonesia tidak lepas dari antusiasme masyarakat Indonesia yang mendambakan sebuah kepraktisan dalam berbelanja. Lazada.co.id adalah salah satu toko online terbaik tanah air yang hadir dengan konsep produk yang lengkap dan kemudahan belanja online pesan antar. Adalah sebuah perjalanan yang menabjubkan bagi Lazada.co.id dan orang-orang dibelakanganya yang membuat Lazada menjadi besar seperti sekarang.
Bayangkan saja, Dalam kurun waktu satu tahun, Lazada.co.id kini telah menjadi toko online terbesar di Indoneia. Wajar bila banyak yang menjuluki Lazada.co.id sebagai “The Fastest Growing e-commerce in Indonesia”, Mari kita simak sejarah perjalan Lazada.co.id di dunia e-commerce tanah air.
28 12 2012 timeline Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia
Januari 2012 – Rocket Internet yang bermarkas di Berlin, Jerman mendirikan sebuah kantor di ibukota indonesia, Jakarta. Saat itu Rocket Internet baru memperkerjakan 4 orang karyawan di Lazada.
15 Maret 2012 -  Website Lazada.co.id diluncurkan pada bulan Maret 2012, bukan hanya di Indonesia saja namun di Philipina, Thailand, Malaysia, Vietnam dan menjadikan Lazada sebagai toko online yang kini tidak asing lagi di telinga setiap orang di wilayah Asia Tenggara. Tepatnya pada tanggal 15 Maret lazada.co.id terbuka untuk umum, dengan 4 kategori utama dan 4.000 produk didalamnya.
22 Maret – Selang satu minggu setelah peluncuran, lazada.co.id mendapatkan pelanggan pertamanya, yang kemudian memberikan testimoni pada sebuah interview mengenai kepuasaanya berbelanja di lazada.co.id.
April 2012 - Dengan pelayanan terbaik dari segi kelengkapan produk, pelayanan, dan kelengkapan sistem pembayaran termasuk COD, dalam jangka waktu satu bulan setelah peluncuran, jumlah pelanggan lazada.co.id telah mencapai 1000 pelanggan.
Juni 2012 -  Semakin banyaknya ragam produk yang dijual di lazada.co.id, Membuat Lazada membuka kantor baru yaitu sebuah warehouse dan pusat distribusi, kantor terbaru ini menampung dengan baik tiap produk yang tampil pada website dan mengatur tiap pemesanan pelanggan dengan teliti sehingga kemungkinan kesalahan pengiriman kecil terjadi.
LAZADA Indonesia Belanja Online Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia Agustus 2012 – Berkat keseriusan dan kerja keras seluruh karyawan dibelakang Lazada, pada bulan Agustus lazada.co.id menjadi top 100 website di Indonesia! Dibulan ini pula Lazada telah memiliki 200 karywan.
September 2012 – Berkat cepatnya perkembangan lazada.co.id yang diiringi dengan atusiasme masyarakat Indonesia terhadap sistem belanja online, pada bulan sepember Lazada.co.id telah menduduki top 70 website di Indonesia.
14 September 2012 – JP Morgan Asset Management mengkonfrimasi investasi terhadap jaringan LAZADA Asia Tenggara. CEO LAZADA Regional Asia Tenggara, Maximilian Bittner menyatakan, “Kami sangat merasa terhormat untuk menyambut JP. Morgan untuk menjadi investor kami dan tentunya sangan bahagia bergabung dengan investor dengan berbagi visi dan kepercayaan akan potensi besar wilayah yang berpopulasi besar dengan mereplikasi perilaku berbelanja online di negara maju.” (Kutipan Wikipedia).
8 Oktober 2012 – Peka dengan perkembangan trend di Indonesia, pada 8 oktober lazada.co.id menjadi trending topic #2 di sosial Twitter dengan campaign hastag #Bringmeto1D. Dalam campaign One Direction ini Lazada bekerjasama dengan SonyMusic untuk memberangkatkan beberapa pelanggan Lazada.co.id untuk bertemu dengan One Direction.
one direction lazada indonesia Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia
24 oktober 2012 – Tim Marketing sosial media Lazada bersorak gembira dengan melihat keberhasilannya atas 100,000 “likes” pada akun Facebook page Lazada.co.id.
12 November 2012 – Kinnevik, perusahaan investasi dari Swedia menanamkan investasi hingga lebih dari USD 40 juta. (Baca lengkapnya di Wikipedia)
Desember 2012 – Dengan pelanggan yang terus puas dengan pelayanan dan produk yang dihadirkan, pada bulan terakhir di 2012, Lazada.co.id berada diposisi top 60 website di indonesia dan “like” Facebook yang sudah menembus angka 220.000.
5 Desember 2012 – Summit Partners, salah satu perusahaan modal usaha terbesar di dunia berinvestasi sebesar USD 26 juta pada Lazada. (Baca lengkapnya di Wikipedia)
12 Desember 2012 -  Angka 12.12.12 adalah sebuah revolusi di dunia e-Commerce di Indonesia yang mana event ini diprakarsai oleh Lazada. Pada 12 desember 2012 ini Lazada.co.id menghadirkan berbagai produk pilihan dengan diskon yang sangat besar. Angka penjualan melonjak pesat setelah campaign ini.
Lazada Indonesia 23454617 30113 image Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia
31 Desember 2012 – Pentingnya sebuah User Interface sebuah website untuk kemudahan berbelanja tiap orang menjadikan Lazada meluncurkan website dengan interface terbaru, yang lebih bersahabat dan mudah digunakan oleh setiap pengunjung lazada.co.id. Pada bulan ini juga website lazada.co.id sudah memiliki kategori produk sebanyak 13 buah dan 25.000 produk yang dijual online.
Januari 2013 – Tengelmann, group retail strategis dari Jerman menanamkan dana investasi yang dikabarkan mencapai USD 20 juta. (Baca lengkapnya di Wikipedia)
Februari 2013 – Iklan TVC Lazada.co.id tayang perdana di televisi nasional indonesia.
Maret 2013 – Kepuasan pelanggan Lazada.co.id tercermin pada peringkat Lazada.co.id mejadi website terbaik top 40 di Indonesia.
lazada indonesia Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia
share Mengulik Sejarah Jejak Perjalanan Lazada Indonesia

Sistem Penjualan yang Digunakan

   Tujuan dari perusahaan ini adalah menjadi salah satu belanja online yang
paling top dan utama di Indonesia serta memberikan pelayanan kepada konsumen
secara maksimal, memberikan inspirasi dalam belanja dan memberikan
pengalaman kepada konsumen dalam memilih-milih produk online.
Karyawan yang bekerja di perusahaan ini merupakan individu yang
mempunyai jiwa kewirausahaan, karena mereka berasal dari sekolah bisnis terbaik
dan perusahaan di seluruh dunia. Oleh sebab itu tidak diragukan lagi kualitas
dalam pemberian pelayanan kepada konsumen yang akan di berikan secara
maksimal.

Pelayanan yang Lazada berikan memiliki kelebihan tersendiri dalam pasar
Indonesia, antara lain :

1. Menyediakan produk premium dengan delapan kategori : elektonikkomputer,
perlengkapan & peralatan rumah tangga, perlengkapan anak,
produk kesehatan & kecantikan, perlengkapan travelling, perhiasan & jam
tangan, serta perlengkapan olahraga. Untuk elektronik, Lazada
menyediakan smartphones, televisi, video hingga berbagai aksesoris
untuk melengkapi peralatan elektronik konsumen. Lazada juga
menawarkan solusi untuk keperluan rumah tangga yang dapat ditemukan
pada kategori perlengkapan & peralatan rumah tangga serta menyediakan
berbagai macam aksesoris untuk hewan peliharaan kesayangan. Selain itu
apabila konsumen ingin piknik ke pantai atau hanya di halaman rumah,
Lazada menyediakan berbagai perlengkapan untuk keperluan aktifitas luar
ruangan. Lazada juga memiliki berbagai pilihan peralatan pencahayaan,
peralatan dapur, alat – alat untuk mengecat rumah dan masih banyak lagi.
Lazada juga menawarkan produk untuk si buah hati mulai dari mainan
anak-anak , meja dan kursi untuk bermain, matras hingga tempat tidur.
Selain itu konsumen dapat menemukan berbagai peralatan make-up serta
produk kesehatan & kecantikan disini. Bagi pelanggan yang memiliki
hobi travelling, temukan juga pilihan perlengkapan travelling dan
backpacks.

2. Lazada menawarkan discount dan harga yang menarik. Lazada sangat
fokus dalam menyediakan berbagai produk dengan harga spesial. Lazada
juga menawarkan dengan harga yang kompetitif dibandingkan retailer
lainnya.

3. Untuk biaya ongkos kirim Lazada tidak mengenakan tarif sama sekali,
dan sangat cepat sampai di depan pintu rumah pelanggan. Untuk
pemesanan, Lazada menyediakan pelayanan yang cepat dan ekslusif
dengan menggunakan kurir yang professional.
4. Lazada menerima pembayaran dengan uang tunai, kredit maupun debit.

Sistem Pembelian Didalam Lazada dan Metode Pembayaran

    Perusahaan merepakan sistem pembayaran secara online sesuai dengan
segmen perusahaan yaitu penjualan secara e-commerce.
Sebelum pembayaran dilakukan pembeli terlebih dahulu mengisi identitas
pembeli di kolom informasi pelanggan. Kolom informasi pelanggan berisi Alamat
penagihan, email, password email, nama depan, nomor ponsel, nomor lainnya,
tanggal lahir, jenis kelamin, jenis alamat (apakah alat yang dituju adalah alamat
kantor atau alamat rumah), alamat, provinsi, kota, kode pos, kecamatan atau
kelurahan.

   Kemudian pembeli yang melakukan transaksi di dalam Lazada dapat
menggunakan e-credit cards sebagai alat pembayaran. Sistem pembayaran
pertama melalui e-credit cards yang dapat dilakukan melalui kartu kredit yang
dikeluarkan oleh Visa dan Master Cards.
Sistem pembayaran kedua adalah bank transfers, dimana pembeli dapat
menggunakan sistem transfer melalui 2 rekening yang tersedia yaitu Bank BCA
dan Bank Mandiri.

   Lazada juga memberikan kemudahan kepada pembeli yang berasal dari
Jabodetabek secara umumnya dan Jakarta secara khususnya dapat dilayani dengan
sistem Cash On Delivery.

Sistem Pengiriman Barang

Lazada melayani pengiriman barang ke seluruh Indonesia melalui rekan
bisnisnya yaitu GED. Sedangkan untuk pengiriman diwilayah Jakarta dan
sekitarnya, lazada menggunakan rekan bisnis nya yaitu Go-Jek. Pada saat promo
dengan event tertentu lazada dapat menggratiskan biaya kirim ke seluruh
Indonesia untuk lebih menarik minat konsumen dengan berbelanja di lazada.

Syarat dan Ketentuan

Syarat dan ketentuan yang diterapkan oleh Lazada diberlakukan kepada
seluruh pengguna situs Lazada (www.lazada.co.id), PT Pilar Utama Cakrawala
20
selaku operator situs lazada, dan semua divisi, anak perusahaan, serta afiliasi situs
internet yang berdasarkan referensi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Kelemahan dan Kelebihan situs LazadaIndonesia

   Kelebihan dan Kekurangan dari E-commerce Lazada Indonesia
Inovasi yang diciptakan oleh manusia memberikan banyak keuntungan
untuk sebuah perusahaan secara umumnya dan pembeli secara khususnya.
Keuntungannya adalah bagaimana perusahaan bisa menyerap pembeli dari tingat
nasional sampai internasional. Sedangkan bagi pembeli adalah pembeli dapat
mengakses itu semua dengan cepat dan mudah serta memberikan kemudahan
dalam memilih setiap produk yang disediakan.

   Kelebihan yang sangat berbeda dengan sistem e-commerce lainnya adalah,
pelayanan yang diterapkan oleh lazada sangat profesional, terlihat dengan sistem
pengirimannya yang menggandeng Go-Jek untuk layanan antar COD, dan GED
untuk layanan antar diluar area Jakarta dan sekitarnya.
Selain itu kemudahan yang disediakan untuk melakukan pesanan tanpa
harus melalui proses yang sangat berbelit-belit serta bagaimana juga konsumen
tanpa harus menunggu lama-lama agar barangnya tiba ditempat yang diinginkan.

   Kekurangan dari lazada yang sangat menonjol adalah tidak menutup
kemungkinan dari consumer yang berkunjung ke web ini dan meragukan
integeritas dari situs e-commerce ini yang dikarenakan nomor customer service
yang dicantumkan di situs merupakan nomor provider untuk telepon genggam
yang dianggap sama dengan kebanyakan situs / penjual produk bohongan
(penipuan) yang juga tersebar di internet.


Grafik Penjualan

   Lazada.co.id terbilang baru berdiri. Tetapi jika dilihat dari
kesuksesan yang diraih perusahaan bagaimana kita melihat isi dari website
mereka, terlihat lebih banyak barang yang ditawarkan. Jika merujuk kepada
kesuksesan yang telah diraih pendahulunya yaitu amazon (www.amazon.com)
memang ini masih sangat jauh, karena sistem dari lazada sendiri yang lebih
berfokus kepada regional, tidak seperti amazon yang bisa melayani seluruh dunia.
Lazada lebih banyak disebar diberbagai negara, dimana untuk wilayah asia
tenggara, indonesia lah yang menjadi cabang pertama dari lazada.


Keunggulan lazada adalah mereka berfokus kepada daerah layanan mereka
sendiri yang lebih bersifat regional, seperti lazada ID berfokus kepada pelayanan
kepada konsumen diseluruh indonesia. Tidak hanya itu, dengan menggandeng
mitra bisnis seperti Go-Jek dan GED sebagai bagian dari proses pengiriman
barang sangat mengurangi resiko barang tidak sampai ke tangan konsumen.
Sesuai dengan wawancara kami dengan salah satu karyawan Lazada,
Bapak Irsyad, perusahaan pada awalnya mengalami hambatan karena dalam
melakukan penjualan dikarekan masih barunya situs lazada ini.


Walaupun mengalami hambatan dalam melakukan penjualan di awal-awal
pembentukan lazada indonesia, pihak lazada sangat merespon dengan sangat baik
dengan melakukan berbagai promo untuk menaikkan keinginan masyarakat
berbelanja di dalam situs mereka. Sehingga jika melihat kesuksesan yang diraih
oleh lazada kita dapat menyimpulkan bahwa, sistem e-commerce yang dibawa
oleh perusahaan rocket internet dengan anak perusahaanya yaitu lazada sangat
diminati oleh para konsumen.
Dengan pergerakan volume penjualan setiap bulannya, seperti gambar
dibawah ini :



Kenaikan penjualan disebabkan karena tersedianya beraneka ragam
kebutuhan elektronik dan kebutuhan lainnya yang menjadi segmen penjualan
perusahaan, tidak memerlukan proses yang rumit dalam melakukan pembayaran
dan konsumen diberikan kemudahan dengan pihan pembayaran dengan syarat dan
ketentuan yang berlaku, dan dilayani dengan sistem pengiriman yang baik
sehingga pelanggan yakin bahwa barang yang diterimanya selamat sampai
ditujuan disamping vallue added lainnya seperti kemudahan yang didapatkan oleh
konsumen yaitu bisa berbelanja hanya melalui komputer, serta memberikan
pengalaman yang berbeda dibandingkan berbelanja pada toko secara fisik.


sumber :

http://www.linkedin.com/company/2515442http://www.linkedin.com/profile/guided?trk=registration&o=reg

www.lazada.co.id 

https://plus.google.com/101850977969394149607/posts
 
 

E-Commerce


   E-commerce merupakan kegiatan komersial dengan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, dll.

   Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-commerce ini.

Sejarah 

   Sejarah perkembangan E-commerce di dunia di mulai dari kemunculan internet yang kemudian terus berkembang sehingga timbulah E-commerce. Internet mulai lahir pada tahun 1969 kelompok peneliti Amerika berhubungan dengan empat komputer di UCLA, Stanford Research Institute, Universitas Utah, dan Universitas California di Santa Barbara. Mereka menciptakan sebuah jaringan untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lain.
Jaringan ini dikenal dengan istilah ARPAnet – ARPA merupakan singkatan dari Advanced Research Project Agency yang merupakan bagian dari Departemen Keamanan AS. Tiga tahun kemudian, lebih dari lima puluh universitas telah terhubung bersama-sama dalam jaringan (network), dan jaringan komputer yang lain mulai muncul di sekitar negara bagian dan dunia. Seiring dengan perkembangan ARPAnet, yang diikuti pula dengan kerjasama jaringan antara kaum pendidik, dan eksperimen NASA mengenai jaringan komputer, jaringan ini mulai terhubungkan satu dengan yang lain interconnected, inilah awal mula dipakai istilah “Internet”.
Istilah perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik. Berkembang melalui aktivitas yang mempunyai istilah “perdagangan web” melakukan transaksi pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui World Wide Web melalui sebuah server yang dianggap aman (HTTPS).
WEB mulai dikenal masyarakat luas pada tahun 1994, jurnalis banyak beranggapan bahwa e commerce akan menjadi sebuah sector ekonomi yang nantinya akan berkembang dengan pesat. Baru kurang lebih empat tahun protocol HTTPS memasuki tahap matang dan mulai banyak digunakan oleh masyarakat luas. Antara tahun 1998 dan tahun 2000 banyak pebisnis dari Negara AS dan Eropa mengembangkan situs web perdangan ini.

Jenis - jenis E-commerce

E-Commerce terdiri atas beberapa jenis, yaitu sebagai berikut :

1. Collaborative Commerce (C-Commerce)
Kerjasama secara elektronik antara rekan bisnis. Kerja sama ini biasanya terjadi antara rekan bisnis yang berada pada jalur penyediaan barang (supply Chain).

2. Business-to-Consumers (B2C)
Penjual adalah suatu organisasi dan pembeli adalah individu.

3. Consumer-to-Business (C2B)
Pada jenis ini, konsumen memberitahukan barang atau layanan yang dibutuhkannya, dan selanjutnya organisasi-organisasi bersaing untuk menyediakan barang atau layanan tersebut kepada konsumen.

4. Consumer-to-consumer
Penjualan barang atau layanan antara individu.

5. Intrabusiness(Intraorganizational)Commerce
Pada jenis ini, organisasi menggunakan E-Commerce untuk meningkatkan kegiatan operasi organisasinya. Hal ini dikenal juga dengan sebutan Businessto- Employee (B2E).

6. Government-to-Citizens (G2C) and to others
Pemerintah menyediakan layanan kepada masyarakat melalui teknologi ECommerce. Pemerintah juga dapat melakukan bisnis dengan pemerintah lain (Government-to-Government / G2G) demikian juga dengan organisasi lain (Government-to-Business / G2B).

7. Mobile Commerce (m-Commerce)
E-Commerce yang dilaksanakan pada lingkungan tanpa kabel (wireless environment), seperti menggunakan telepon seluler untuk akses internet. 

   Apa saja jenis e-commerce yang ada di Indonesia ? Yuk kita baca untuk menambah pengetahuan tentang e-commerce.
Bentuk dan jenis e-commerce yang berada di indonesia diantaranya Marketplace. Marketplace merupakan pasar dimana tersedia berbagai macam produk dalam bentuk virtual. Di situs marketplace pengguna internet bisa bertransaksi sebagaimana transaksi di pasar nyata namun kali ini transaksi berlangsung secara online. Contoh situs e-commerce jenis marketplace contohnya Tokopedia, Multiplay dan Rakuten.

   Bentuk dan jenis e-commerce yang kedua adalah e-commerce iklan baris. Dalam situs e-commerce jenis iklan baris para penjual langsung dapat mengiklankan barang yang dijual tanpa harus membuka toko sendiri. pembeli yang berminat terhadap barang yang ada di e-commerce iklan bari langsung dapat menghubungi penjual individu melalui contact person yang ada. Contoh situs e-commerce jenis iklan baris adalah kaskus, tokobagus, dan berniaga.
Bentuk e-commerce yang ketiga adalah e-commerce retail. Bentuk e-commerce retail lebih mirip dengan pusat perbelanjaan. Pembayaran dilakukan melalui rekening tunggal yang dikelola langsung pihak retail. Contoh e-commerce retail adalah lazada, zalora, bhinneka dan blibli.
Apabila sobat tertarik terjun ke bisnis e-commerce untuk market indonesia, semoga tiga bentuk dan jenis e-commerce tersebut menjadi pertimbangan bagi sobat jenis e-commerce seperti apa yang akan dijalankan.

 Kelebihan dan Kekurangan E-commerce

Kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari E-Commerce:
Kelebihan E-Commerce :

·      Revenue stream baru
·      Market exposure, melebarkan jangkauan
·      Menurunkan biaya
·      Memperpendek waktu product cycle
·      Meningkatkan customer loyality
·      Meningkatkan value chain

Kelemahan E-Commerce :

·         Isu security
·         Pembajakan kartu kredit, stock exchange fraud, banking fraud, hak atas kekayaan intelektual, akses ilegal ke system informasi (hacking) perusakan web site sampai dengan pencurian data.
·         Ketidaksesuaian jenis dan kualitas barang yang dijanjikan,
·         Ketidaktepatan waktu pengiriman barang
·         No cash payment.
·         Indonesia belum memiliki perangkat hukum yang mengakomodasi perkembangan e-commerce.
·         Masalah kultur, yaitu sebagian masyarakat kurang merasa puas bila tidak melihat langsung barang yang akan dibelinya.
 
     Masalah e-commercE
# Penipuan dengan cara [[pencurian identitas]] dan membohongi pelanggan.
# Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.
 

Jadi Meskipun banyak terdapat kekurangan dalam E-Commerce namun peluang bisnis yang ada pada era seperti ini masih sangat besar karena perkembangan yang ada pada masyarakat 

Faktor kunci sukses dalam e-commerce 
 
Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan ''e-commerce'' bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
# Menyediakan harga kompetitif
# Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
# Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
# Menyediakan banyak bonus seperti [[kupon]], penawaran istimewa, dan diskon.
# Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
# Menyediakan rasa [[komunitas]] untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
# Mempermudah kegiatan perdagangan
 

 
sumber : 
http://mkkuliah.blogspot.com/2013/03/sejarah-internet-e-commerce.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik

Maandag 29 April 2013